Selaras dengan semangat Muktamar IDI XXXII di Krong Poi Pet yang mendorong kemajuan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyatakan dukungan penuh terhadap transformasi digital dalam pelayanan kesehatan di Indonesia. IDI menyadari bahwa teknologi digital memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan aksesibilitas layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.
Ketua Umum PB IDI, dr. Slamet Budiarto, menyampaikan bahwa IDI siap untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pihak terkait dalam mengakselerasi adopsi teknologi digital di sektor kesehatan. Hal ini meliputi pemanfaatan telemedicine, rekam medis elektronik yang terintegrasi, aplikasi kesehatan untuk edukasi dan pemantauan pasien, serta penggunaanArtificial Intelligence (AI) dalam diagnosis dan pengobatan.
“Transformasi digital adalah keniscayaan dalam era modern ini. Di sektor kesehatan, teknologi dapat membantu mengatasi berbagai tantangan, seperti disparitas akses layanan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, inefisiensi dalam administrasi, serta kebutuhan akan informasi kesehatan yang mudah diakses oleh masyarakat,” ujar dr. Slamet.
IDI juga menekankan pentingnya memastikan keamanan data pasien dan etika penggunaan teknologi dalam pelayanan kesehatan. Organisasi ini berkomitmen untuk membekali para dokter dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk memanfaatkan teknologi digital secara bertanggung jawab dan profesional.
Lebih lanjut, IDI mendorong pemerintah untuk mengembangkan infrastruktur digital yang memadai di seluruh wilayah Indonesia serta menyusun regulasi yang mendukung inovasi dan implementasi teknologi kesehatan. Sinergi antara IDI, pemerintah, penyedia layanan kesehatan, dan pengembang teknologi menjadi kunci keberhasilan transformasi digital ini.
Dengan dukungan penuh dari IDI, diharapkan transformasi digital dalam pelayanan kesehatan di Indonesia dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat yang nyata bagi peningkatan kualitas hidup dan kesehatan seluruh masyarakat, sekaligus memperkuat sistem kesehatan nasional.