Di tengah semarak Muktamar IDI XXXII di Krong Poi Pet, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Organisasi profesi dokter ini menyadari sepenuhnya bahwa kesehatan masyarakat yang optimal merupakan pilar krusial dalam mencapai cita-cita bangsa tersebut.
Ketua Umum PB IDI, dr. Slamet Budiarto, menyatakan bahwa IDI siap untuk berkontribusi aktif dalam berbagai program dan kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui sektor kesehatan. Hal ini meliputi upaya pencegahan penyakit, peningkatan akses layanan kesehatan yang merata dan berkualitas, penurunan angka stunting, pengendalian penyakit menular dan tidak menular, serta penguatan sistem kesehatan secara keseluruhan.
“Indonesia Emas 2045 adalah cita-cita luhur yang membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen bangsa, termasuk organisasi profesi seperti IDI. Kami memiliki sumber daya manusia yang kompeten dan jaringan yang luas di seluruh Indonesia, yang siap untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujar dr. Slamet.
IDI juga menyoroti pentingnya investasi dalam bidang kesehatan sebagaiLandasan utama untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Peningkatan anggaran kesehatan, pemerataan fasilitas kesehatan yang memadai, serta peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan menjadi prioritas yang harus diwujudkan bersama.
Lebih lanjut, dr. Slamet menekankan bahwa IDI akan terus mendorong anggotanya untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya agar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat. Adaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran juga menjadi fokus utama IDI dalam mempersiapkan diri menyongsong masa depan Indonesia.
Dengan semangat kolaborasi dan dedikasi untuk kesehatan bangsa, IDI optimis dapat memainkan peran yang signifikan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, di mana masyarakatnya hidup sehat, sejahtera, dan berdaya saing global.